
1.Sumber data Distribusi Simpanan Bank Umum (BU) berasal dari Laporan Bank Umum Terintegrasi yang disampaikan 105 Bank Umum untuk data periode Februari 2025.
2.Simpanan yang disajikan dalam laporan ini meliputi dana pihak ketiga dan simpanan dari bank lain, namun tidak termasuk simpanan di kantor cabang dari bank yang berkedudukan di Indonesia yang melakukan kegiatan perbankan di luar negeri.
3.Total nominal simpanan BU bulan Februari 2025 mencapai 001 triliun, naik 0,9% MoM.
- Berdasarkan jenis simpanan, simpanan dengan nominal terbesar terdapat pada simpanan Deposito yang mencakup 36,4% total simpanan. Kenaikan nominal simpanan tertinggi terdapat pada jenis Deposits on Call sebesar 27,3% MoM, sedangkan penurunan pertumbuhan nominal simpanan terdalam terdapat pada jenis simpanan Giro sebesar 0,8% MoM.
- Berdasarkan tiering simpanan, nominal simpanan terbesar terdapat pada tiering simpanan N > 5 M yang mencakup 54,2% total simpanan. Kenaikan nominal simpanan tertinggi terdapat pada tiering simpanan N > 5 M sebesar 1,9% MoM, dan penurunan pertumbuhan nominal simpanan terdalam terdapat pada tiering simpanan pada tiering simpanan 100 jt < N ≤ 200 jt sebesar 0,7%.
4.Total rekening simpanan BU bulan Februari 2025 mencapai 615,41 juta rekening, naik 0,8%
- Berdasarkan jenis simpanan, jumlah rekening simpanan terbanyak terdapat pada Tabungan yang mencakup 98,2% total rekening simpanan. Kenaikan jumlah rekening tertinggi terdapat pada Deposits on Call sebesar 70,2 % MoM, sedangkan penurunan pertumbuhan rekening simpanan terdalam terdapat pada jenis simpanan Deposito 0,4% MoM.
- Berdasarkan tiering simpanan, jumlah rekening simpanan terbanyak terdapat pada tiering simpanan N ≤ 100 juta yang mencakup 98,8% total rekening simpanan. Kenaikan jumlah rekening tertinggi terdapat pada tiering N ≤ 100 juta sebesar 0,8 % MoM, sedangkan penurunan pertumbuhan rekening simpanan terdalam terdapat pada tiering simpanan pada tiering simpanan 100 jt < N ≤ 200 jt sebesar 0,8%.
5.Penjaminan simpanan LPS mencakup 615,04 juta rekening atau sebesar 99,9% total rekening dijamin penuh, sedangkan 368 ribu rekening atau sebesar 0,1% total rekening dijamin sebagian sampai dengan Rp2 miliar.